Berdakwa Terang-terangan

Selang beberapa waktu, Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan beliau untuk terang-terangan mendakwahkan Islam, satu-satunya agama yang diridhai-Nya, sebagai agama terakhir manusia.

Allah berfirman,

"Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam ...." (Ali 'Imran: 85)

"Dan, barangsiapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi." (Ali 'Imran: 85)

Agama Islam ini bertentangan dengan keyakinan para leluhur Rasulullah, karena beliau menyeruhkan penganutnya untuk beribadah kepada Allah semata, serta supaya merusak dan menghancurkan berhala. Tidak ayal lagi, kaum Quraisy pun mengolok-olok dan menyakiti beliau, namun beliau tetap menghadapi semua itu dengan penuh kesabaran.

Pamannya, Abu Thalib, menjadi pembela dan pelindung beliau dari gangguan dan kejahatan kaum kafir Quraisy. Kendati demikian, sangat disayangkan Abu Thalib sendiri tidak bersedia memeluk Islam, hingga akhirnya ia meninggal dalam keadaan kafir.


Sumber: Al-Islam Muyyassar ilaa Fityaanil Islam, Syaikh Ali Hasan al-Halabi

Komentar