Ibadah, Tugas Utama Manusia Kepada Allah

Allah telah menjelaskan kepada kita tujuan penciptaan semua makhluk. Dia juga telah menerangkan tentang sebab Dia menciptakan kehidupan dunia serta segala apa yang ada di dalamnya.

Allah berfirman,

"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (Adz-Dzariyat: 56)

Berdasarkan ayat tersebut, ibadah ialah tugas utama yang wajib kita laksanakan dengan sebaik-baiknya, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan rasa syukur kita terhadap-Nya, atas berbagai nikmat dan manfaat yang berlimpah.

Allah berfirman,

"Dan, jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya .... " (An-Nahl: 18)

Setelah mengetahui semua yang dijelaskan di atas, maka kita wajib beribadah kepada Allah secara benar dan ikhlas, hanya untuk-Nya semata, yang tiada sekutu bagi-Nya.

Jadi, doa hanya dipanjatkan kepada-Nya. Perasaan takut ditunjukkan terhadap-Nya semata. Memohon pertolongan hanya dipanjatkan kepada-Nya. Ya, demikian seterusnya.

Semua ibadah yang kita lakukan harus ditujukan hanya untuk Allah, Rabb Yang Mahaagung, Maha Pencipta, Maha Pemberi rejeki, Mahakuat dan Maha Perkasa, Yang memiliki sifat-sifat yang agung dan mulia.

Sumber: Al-Islam Muyyassar ilaa Fityaanil Islam, Syaikh Ali Hasan al-Halabi

Komentar