Mengapa Harus Beribadah kepada Allah?
Tidak tertutup kemungkinan ada di antara kita yang bertanya-tanya dalam hati, mengapa kita harus beribadah kepada Allah semata?
Satu-satunya jawaban untuk pertanyaan tersebut adalah karena Allah yang menciptakan alam semesta yang kini kita saksikan; bumi; langit; gunung; sungai; manusia, dan hewan. Dialah yang memiliki semua makhluk, dan Dia pula Pencipta segala sesuatu yang sebelumnya tidak ada ataupun hampa.
Alasan lainnya, Allah semata yang memberi kita banyak nikmat, setelah menciptakan kita dan menyediakan segala sesuatu yang halal bagi kita di muka bumi ini. Dia pemilik tunggal seluruh yang ada di jagat raya ini, termasuk diri kita serta semua hal yang kita nikmati sekarang.
Lihatlah dirimu sendiri! Apakah tangan, kaki, dan anggota badan yang lainnya milikmu?
Tentu saja, jawabannya bukan. Karena, Anda, juga saya bukan pemilik semua itu.
Mengapa ditegaskan bukan pemilik anggota badanmu, padahal tatkala ingin memegang sesuatu Anda benar-benar dapat memegangnya dengan kedua tangan itu?
Begitupula, ketika hendak pergi ke suatu tempat, Anda dapat pergi ke sana dengan memfungsikan kedua kaki yang merupakan anggota badan itu?
Sewaktu ingin melihat sesuatu, Anda dapat melihatnya dengan kedua mata yang juga termasuk anggota badan?
Lantas, jika demikian faktanya, mengapa semua anggota tubuh tersebut ada pada diri Anda tetapi malahan ditegaskan bahwasanya kamu bukan pemiliknya?
Karena, Anda adalah makhluk Allah, ini jawabannya.
Allah-lah yang menciptakan Anda beserta kedua tangan, kedua kaki, kedua mata, dan seluruh anggota tubuh Anda. Kita tidak menciptakan apapun yang ada dalam tubuh ini, dan tidak pula menciptakan apa yang terlihat di depan kita. Semua orang tidak menciptakan diri sendiri atau orang lain, namun yang menciptakan semua itu hanyalah Allah.
Semua yang Anda lihat serta saksikan di hadapan mata baik itu manusia, binatang, benda mati, maupun segala apa yang Anda nikmati atau Anda pakai, seluruhnya bukanlah milik Allah yang Maha Menciptakan.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
"Dan, milik Allahlah kerajaan langit dan bumi ...." (Ali Imran: 189)
"Dan, milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan." (Ali Imran: 109)
"Sesungguhnya Allah memiliki kekuasaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan. Tidak ada pelindung dan penolong bagimu selain Allah (At-Taubah: 116)
Dengan demikian, pemilik kita dan segala sesuatu yang ada di dunia ini adalah Allah. Dialah Rabb yang wajib kita taati dan kita sembah, diibadahi secara ikhlas dan ittiba, serta tidak menyembah kepada selain-Nya.
Oleh karena itulah, kita diwajibkan menyembah Allah. Dan, kita menyembah-Nya disebabkan atau harus dilandasi oleh kencintaan kepada beliau, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam.
Demikian sebagaimana firman-Nya,
"Katakanlah, "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu." (Ali Imran: 31).
Kita juga menyembah Allah Subhanahu wa Ta'ala, yakni dengan beribadah kepada Dia semata, karena mengharapkan Surga-Nya, tempat kenikmatan abadi.
Demikian sebagaimana firman-Nya,
"... Sedangkan Allah demi menghindari dan karena takut terjerumus dalam Neraka-Nya, tempat kesengsaraan tiada henti.
Demikian sebagaimana firman-Nya,
"Ya Rabb kamu, sesungguhnya orang yang Engkau masukkan ke dalam Neraka, maka sungguh, Engkau telah menghinakannya .... (Ali Imran: 192).
Sumber: Al-Islam Muyyassar ilaa Fityaanil Islam, Syaikh Ali Hasan al-Halabi
Komentar
Posting Komentar